Apa itu VPN? dan Mengapa Harus Menggunakan VPN?

Apa itu VPN? dan Mengapa Harus Menggunakan VPN?

Baca juga:

Menggunakan VPN adalah cara terbaik untuk menjaga privasi online Anda.

Dengan mengenkripsi semua data masuk dan keluar dari komputer Anda, akan membuatnya Anda terlindung dari segala macam kejahatan cyber.

Apa itu VPN?


Memiliki ekstensi yang terinstal langsung di browser Google Chrome akan membuat VPN menjalankan tugasnya secara sederhana dan tidak mengganggu aktifitas Anda berselancar di Internet.
apa itu vpn

Namun sebelum Poptech membahas tentang ekstensi google chrome vpn terbaik, kami akan memberikan informasi dasar tentang latar belakang Virtual Private Networks atau disingkat VPN.

Tentang, apa itu VPN?, bagaimana cara kerjanya? dan yang lainnya.

Kami juga akan membahas manfaat apa yang akan Anda dapatkan serta mengapa Anda harus menggunakan ekstensi VPN di Google Chrome.

Kamudian kami akan mengulas lima ekstensi google chrome VPN terbaik tahun 2018, mengenai tentang karakteristik VPN nya, kelebihan dan kekurangannya (jika ada), dan lain sebagainya di postingan kami berikutnya.

Ikuti kami!

Apa itu Virtual Private Networks (VPN)?


Virtual Private Networks atau VPN adalah sistem yang membuat aktivitas online Anda menjadi pribadi dan terlindungi.

VPN bekerja dengan mengenkapsulasi semua data masuk dan keluar dari komputer Anda atau, dalam hal ekstensi browser, browser Anda akan memaksa jaringan internet melalui jalur internet virtual yang terenkripsi.

Enkapsulasi secara umum merupakan suatu proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya.

Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut.

Jalur/ tunnel tersebut menggunakan enkripsi yang kuat sehingga siapa pun yang mencegat data Anda hanya akan melihat sesuatu yang lain, yang tidak berarti.

Di ujung jalur/ tunnel/ terowongan virtual, ada server VPN yang menerima data terenkripsi Anda dan mendekripsinya kembali sebelum mengirimnya di Internet.

Ketika respons data kembali pada Anda, server VPN mengenkripsinya nya lagi sebelum mengirimnya kembali kepada Anda melalui jalur/ tunnel/ terowongan yang sama tadi.

Memang benar data yang terkirim ke server VPN akan kembali lagi didekripsi, dan masih membuka peluang untuk orang/ pihak lain melihat aktifitas Anda sebenarnya.

Namun, hal itu terjadi diujung jalur/ tunnel sehingga itu sudah tidak terlalu penting karena pada posisi ini, tidak akan ada lagi yang akan memata-matai koneksi Anda.

Karena mereka tidak dapat melakukannya di ujung tunnel/ jalur yang lain, sebab mereka tidak tahu di mana mereka harus mencari dan tidak tahu ke mana Anda pergi.

Dan bahkan jika seseorang mengganggu lalu lintas internet Anda di ujung tunnel/ jalur yang lain, mereka akan melihat permintaan yang datang dari server VPN dan tanggapan akan kembali kepadanya tetapi tidak kepada Anda atau komputer Anda.

Itulah sebabnya mengapa akan lebih baik jika kita menggunakan protokol yang mengenkripsi data dari ujung ke ujung - seperti HTTPS – dan VPN.

Mengapa Harus VPN?


Selain keuntungan seperti yang kami jelaskan diatas, yakni mengamankan data dan melindungi diri Anda dari berbagai jenis invasi privasi, Virtual Private Networks juga memiliki kelebihan lain.

Meskipun kadang kala ada "efek samping" saat menggunakan VPN, akan tetapi VPN telah menjadi alasan utama mengapa banyak orang selalu menggunakannya.

Melewati Pembatasan Akses


Kita hidup di era milenial, era digital, era Internet, dan Internet ada di mana-mana.

Namun walaupun dimana-mana ada Internet, karena sesuatu alasan, akses Internet ini sering kali dibatasi atau sangat terbatas disuatu tempat, atau wilayah/ negara tertentu.

Tempat-tempat umum seperti hotel, perpustakaan, dan kafe ingin memberikan beberapa aturan dalam jaringan Internet publik mereka, dan mereka menghalangi Anda untuk mengakses situs-situs tertentu, seperti situs download, pornografi, dan sebagainya.

Terkadang untuk menjaga bandwith Internet mereka dalam batas yang normal, mereka menghalangi pengguna untuk menjalankan aplikasi atau layanan lain yang meminta bandwidth yang tinggi, karena mereka ingin memberikan layanan internet publik yang merata untuk semua pelanggan mereka.

Kantor dan sekolah juga banyak melakukan pembatasan akses ini, untuk banyak alasan yang rata-rata hampir sama. Sedangkan perusahaan swasta biasanya membatasi akses bandwith Internet kantornya adalah untuk mengurangi pengeluaran langganan jasa Internet perusahaan, sehingga karyawan-karyawatinya diblok atau dibatasi dalam menggunakan layanan internet kantor.

Instansi pemerintahpun tidak sedikit yang melakukan hal ini. Instansi pemerintah membatasi akses internet Pegawainya (PNS) biasanya dengan alasan untuk mengurangi waktu berselancar di internet bagi PNS atau mengurangi penggunaan jejaring sosial di kantor.

Pembatasan semacam ini biasanya dilakukan dengan menggunakan semacam proxy transparan yang memfilter lalu lintas berdasarkan beberapa parameter.

Pertama, mereka melakukannya berdasarkan alamat IP tujuan.

Jika mereka tidak ingin karyawan atau pegawainya (PNS) menggunakan layanan jejaring sosial Facebook, misalnya, mereka dapat memblokir semua lalu lintas ke alamat IP Facebook.

Selain IP tujuan, bisa juga diblok dari URL tujuan dengan melakukan pemeriksaan paket dan memblokirnya, misalnya, lalu lintas ke any. facebook. com.

Dan Terakhir, pemblokiran itu juga bisa dilakukan berdasarkan protokol. Sebagai contoh, seseorang dapat dengan mudah memblokir semua lalu lintas torrent FTP.

VPN memungkinkan Anda melewati semua pembatasan ini dengan mengirimkan semua lalu lintas ke alamat IP server VPN, bukan langsung ke alamat IP yang diblokir.

Dan data Anda akan mencegah paket inspeksi yang telah ditetapkan kantor karena jaringan Anda dienkripsi. Bahkan Anda dapat melakukan layanan berbagi file-torrent, karena lalu lintas Anda tidak langsung melewati jalur internet kantor namun melalui VPN.

Sebenarnya, Instansi Pemerintah/ kantor dapat saja memblokir alamat IP atau server VPN atau URL VPN.

Atau dengan kata lain, mereka dapat juga memblokir lalu lintas VPN apa pun.

Akan tetapi biasanya pembatasan alamat IP, server ataupun URL VPN ini sering kali tidak dapat dilakukan, karena lalu lintas VPN adalah lalu lintas yang sah dan dapat dilalui.

Dan dalam kasus yang jarang terjadi, ketika mereka memblok VPN, ada beberapa VPN terbaik yang cukup cerdas untuk melakukan beberapa teknik "stealth" (tak terlihat) untuk mengelabui deteksi dan sistem pemblokiran apa pun.

Menghilangkan Pemblokiran Negara


Banyak negara didunia memberlakukan pembatasan yang ketat pada penggunaan Internet masyarakatnya.

Misalnya, cobalah Anda mengakses langsung situs netflix (dari Indonesia) dan Anda akan segera menyadari bahwa itu tidak dapat tersambung.

Apalagi jika Anda mencoba mengakses situs pornografi secara langsung, sudah pasti Anda akan terhubung ke Internet Posifit Telkom/ telkomsel.

Dan pembatasan atau pemblokiran ini tidak hanya berlaku di Indonesia saja, namun hampir diseluruh dunia membuat pembatasan atau pemblokiran untuk situs-situs tertentu, sesuai dengan kebijakan negara masing-masing.

Negara-negara yang membatasi atau memblokir akses internet pada situs-situs tertentu ini pada dasarnya cara kerja yang mereka gunakan hampir sama dengan teknik yang digunakan pada jaringan internet publik instansi pemerintah, kantor, hotel, perpustakaan, sekolah ataupun kafe-kafe.

Karena metode yang mereka gunakan sama dalam membatasi akses internet.

Dan jika sudah demikian, maka metode yang sama juga dapat digunakan untuk membuka pembatasan atau membuka blokir tersebut, dan tentu saja VPN adalah salah satu cara terbaik untuk melakukannya.

Hanya saja, akibat hukum dari membuka pemblokiran akses internet oleh negara ini memiliki konsekuensi yang berbeda-beda sesuai hukum yang berlaku di masing-masing negara.

Jika di Indonesia hampir tidak ada akibat atau implekasi hukumnya, namun di negara-negara yang otoriter seperti China, maka Anda bisa mendapatkan hukuman yang berat.

Membuka Kunci untuk Geo-Blocking Konten


Alasan utama lainnya untuk menggunakan VPN adalah untuk membuka pembatasan berdasarkan geografis.

Karena beberapa alasan, banyak situs web dan atau penyedia konten membatasi akses mereka ke pengguna yang berlokasi di negara atau wilayah tertentu.

Mereka biasanya melakukan ini karena mereka ingin melindungi mitra lokal atau untuk menegakkan cakupan hak siar mereka.

Apapun alasan sebenarnya, cara mereka memblokirnya hampir selalu sama, yakni dengan memfilter lalu lintas berdasarkan alamat IP sumbernya.

Jadi, untuk mengakses situs yang mengharuskan Anda untuk berada di AS, yang Anda butuhkan hanyalah alamat IP dari Amerika Serikat.

Dan inilah yang akan diberikan VPN kepada Anda.

Lihat penjelasan kami tentang lalu lintas didekripsi di ujung jalur/ tunnel/ terowongan oleh server VPN sebelum dikirim keluar di Internet?

Nah, ini berarti bahwa ujung/ jalur/ tunnel penerima, situs yang Anda coba akses, akan melihat Anda sebagai pengguna yang berasal dari alamat IP server VPN, bukan alamat IP asli Anda.

Yang perlu Anda lakukan, hanyalah menghilangkan pembatasan geografis yang dibuat oleh situs web atau pemilik konten, dengan jalan terhubung ke server VPN yang terletak di wilayah yang medapatkan akses untuk situs/ pemilik konten tersebut.

Berikutnya adalah 5 Ekstensi Google Chrome VPN Terbaik Tahun 2018.

Buka Komentar
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar

Tidak ada komentar